Rabu, 29 April 2009

PERMAINAN UNTUK SEKOLAH MINGGU



Acara sekolah Minggu bukan hanya bernyanyi, mendengar firman Tuhan, berdoa, atau kreativitas, tetapi bisa juga dalam bentuk permainan. Sekolah Minggu perlu melakukan permainan untuk memperlihatkan kasih dan kekudusan dari Allah. Dan kalau sekolah Minggu tidak memberikan permainan yang kudus dan rohani, akibatnya anak-anak lebih mengenal dan melakukan permainan yang hanya memiliki nilai duniawi dan tidak memberikan manfaat belajar yang tinggi. Oleh karena itu, mari kita mulai lebih serius lagi memikirkan permainan di sekolah Minggu yang selama ini cenderung hanya dijadikan selingan saja.

Berikut ini beberapa petunjuk jika ingin mengadakan satu hari khusus untuk permainan di sekolah Minggu Anda.

1. Siapkan ide dan para pelayan.

Mungkin dalam pikiran Anda sudah ada ide dan bentuk acara permainan yang ingin diwujudkan dalam kegiatan kali ini. Jika belum ada ide, banyak sekali referensi yang bisa ditemukan di sekeliling Anda, misalnya dari buku, internet, majalah, bahkan pengalaman-pengalaman dari rekan sepelayanan. Jika sudah ada, bagikan ide ini dengan para pengurus sekolah Minggu atau para pelayan. Setelah itu, buatlah program acara dan tentukan para petugas yang bertanggung jawab akan jalannya acara permainan tersebut.

2. Mempersiapkan acara permainan.

Untuk program acara, yang perlu disiapkan adalah daftar permainan yang akan dilaksanakan. Kemudian analisalah manfaat mental, fisik, dan rohani permainan-permainan tersebut bagi anak. Dari setiap permainan yang diadakan, hindari permainan yang bersifat individualistis, persaingan kasar, atau yang dapat mengakibatkan pihak yang kalah dipermalukan. Cari permainan yang bertujuan untuk lebih mengenal Allah, membangun, mengikat kasih, bekerja sama, dan tidak mengandung unsur kekerasan. Tidak perlu pusing untuk menciptakan sendiri permainan tersebut. Sudah banyak buku- buku permainan rohani Kristen yang dapat Anda pakai atau kembangkan sendiri.

Saat melakukan program khusus permainan, gunakanlah sedikit waktu saja untuk ibadah. Pelajaran firman Tuhan harus bisa disampaikan melalui permainan yang telah dipilih. Dalam persiapan program acara ini, harus sudah dipikirkan pula peralatan yang dibutuhkan dan jalannya acara permainan dari awal sampai akhir. Siapkan tema yang menarik untuk acara ini agar anak lebih antusias lagi untuk mengikutinya. Permainan harus dipilih berdasarkan kelompok kelas dalam sekolah Minggu Anda. Untuk ibadah bisa disatukan, tetapi jika tiba saatnya untuk bermain, tentu saja harus ada pembagian berdasarkan umur/kelas.

Siapkan lembar evaluasi yang harus diisi anak di rumah untuk melihat dampak acara ini kepada anak-anak. Tekankan evaluasi yang bersifat rohani dalam form tersebut.

3. Sarana dan prasarana.

Daftarkan peralatan yang dibutuhkan untuk permainan dan segera penuhi pengadaan peralatan tersebut paling lambat seminggu sebelum hari H. Untuk tempat, jika tidak sedang musim hujan, akan bagus sekali jika diadakan di lapangan terbuka atau halaman gereja. Jika diadakan di dalam ruangan, anak-anak bisa kurang leluasa dan akibatnya dapat mengurangi antusias mereka dalam bermain. Untuk itu, adakanlah acara permainan ini bukan saat sedang musim hujan. Jika lapangan itu bukan lapangan yang teduh, mungkin bisa diusahakan pelindung dari kain/terpal agar anak-anak tidak kepanasan.

Usahakan untuk menyediakan paling tidak air putih untuk mengembalikan cairan tubuh yang mungkin terkuras karena bergerak terus. Jika memungkinkan bisa menyediakan makanan ringan.

4. Pelaksanaan acara.
  1. Umumkan pelaksanaan acara ini kepada anak-anak dan orang tua agar mereka betul-betul siap mengikuti acara ini.
  2. Periksa seluruh persiapan dua hari sebelum hari H. Semua sudah harus siap, baik para petugas yang sudah harus mengetahui tugas mereka, tempat penyelenggaraan acara, peralatan permainan, maupun pernak-pernik lain yang dibutuhkan.
  3. Siapkan semua peralatan yang dibutuhkan di tempatnya oleh mereka yang bertugas menyiapkannya, tiga jam sebelum acara atau lebih baik lagi sehari sebelum hari H.
  4. Saat waktunya tiba, atur anak-anak dengan tertib di tempat yang sudah ditentukan. Ruang terbuka sangat mudah menarik perhatian mereka untuk segera “beraktifitas sendiri”.
  5. Buka acara dengan ibadah singkat (dua atau tiga lagu, doa, dan renungan lima menit.)
  6. Laksanakan acara permainan sesuai dengan persiapan Anda.
  7. Akhiri acara dengan doa dan jangan lupa bagikan form evaluasi yang harus diisi "anak atau orang tua", jika anak belum bisa menulis/membaca. Minta mereka mengumpulkannya saat ibadah sekolah Minggu berikutnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar